Pengembangan Unit Usaha BUMDes Panca Danartha Mandiri
Desa Pengeragoan ,Kec.Pekutatan,Kab.Jembrana Bali.
#Tanggun Deso
Direktur BUMDes Panca Danartha Mandiri
menyampaikan bahwa pendirian Tanggun Deso bukan
sekadar usaha kuliner, tetapi juga bagian dari strategi pemanfaatan potensi
lokal desa. Lokasi yang berada di jalur lintas provinsi menjadikan kawasan ini
sebagai titik ideal bagi pengguna jalan untuk beristirahat sejenak, sekaligus
menikmati suasana pedesaan yang asri.
“Setiap hari, ribuan kendaraan melintasi
jalur Denpasar–Gilimanuk. Ini menjadi peluang besar bagi desa untuk
menghadirkan tempat singgah yang nyaman, dengan konsep lokal yang kuat,”
ujarnya.
Coffee shop Tanggun Deso dirancang
dengan konsep tradisional-modern, mengangkat kearifan lokal Desa Pengeragoan.
Selain menyediakan berbagai jenis kopi lokal Bali, tempat ini juga menawarkan
aneka makanan ringan khas desa. Tidak hanya itu, pengelola juga melibatkan
masyarakat setempat dalam operasional usaha, mulai dari tenaga kerja hingga
penyedia bahan baku.
Pengembangan unit usaha ini diharapkan mampu
memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat desa, seperti peningkatan
pendapatan, penciptaan lapangan kerja, serta penguatan perputaran ekonomi
lokal. Selain itu, keberadaan Tanggun Deso juga
diharapkan menjadi ikon baru di wilayah perbatasan Jembrana–Tabanan.
Pemerintah desa setempat mendukung penuh inovasi
ini sebagai bagian dari pengembangan BUMDes berbasis potensi desa. Ke depan,
BUMDes Panca Danartha Mandiri berencana untuk terus mengembangkan unit usaha
lainnya yang terintegrasi, seperti penjualan produk UMKM lokal dan layanan rest
area terpadu.
Dengan langkah ini, Desa Pengeragoan menunjukkan bahwa pengelolaan BUMDes yang kreatif dan berbasis potensi wilayah mampu menjadi motor penggerak ekonomi desa yang berkelanjutan

.jpeg)





.jpeg)